Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

pengetahuan yang mungkin menyelamatkanmu ketika membaca kitab kuning (part 2)

  BERKAITAN DENGAN FI’IL MUDHORI’ 1.        يَضْرِبَانِّ – يَضْرِبُنَّ - تَضْرِبِنَّ Jika kalian tahu bahwa syarat nun taukid bisa menjadikan fi’il mudlori’ dimabnikan fathah adalah nun taukidnya harus mubasyiroh (bertemu langsung tanpa ditengahi oleh alif tatsniyah, wawu jamak, ya’ mu’annats mukhothobah) maka tentunya kalian tahu bahwa tiga contoh diatas adalah fi’il mudhori’ mu’rob   berupa af’alul khomsah. Dengan pemahaman ini tentunya kalian akan bertanya “dimana nun tanda i’robnya?”. Ketahuilah bahwa tidak mungkin mengumpulkan tiga nun sekaligus. Maka nun yang kalian lihat dalam contoh diatas adalah nun taukid. Sedangkan nun tanda i’robnya dikira-kirakan. Maka sebagaimana ada i’rob dengan harokat yang dikira-kirakan, ada pula i’rob dengan huruf yang dikira-kirakan. (lihat syarah imrithi) 2.       اِخَالُ Jika suatu saat kalian menemui lafadz ini, tak usah bingung. Ketahuilah bahwa lafadz ini merupakan fi’il mud...

Pengetahuan-pengetahuan yang mungkin menyelamatkanmu ketika membaca kitab kuning

    BERKAITAN DENGAN FI’IL MADHI 1.     1.     Menentukan Harokat Fa’ fi’il Jika suatu ketika kalian menemui lafadz seperti قلت   maka waspadalah, sebab perbedaan keputusan harokat yang kalian ambil pada fa’ fi’ilnya (huruf qof) akan menimbulkan perbedaan makna. Jika kalian mengharokatinya dengan dlommah maka bermakna “berkata”. Dan Jika kalian mengharokatinya dengan kasroh maka akan bermakna “tidur siang”. Hal ini disebabkan karena jika   kalian memilih dlommah maka ia berasal dari قَال (bina’ ajwaf wawi) dari mashdar قول . sedang jika kalian kasroh maka ia berasal dari قال (bina’ ajwaf ya’i) dari mashdar قيلولة   2.       2.  Amil Nashob dan amil jazem yang masuk pada fiil madli Jika suatu ketika kalian menemui اِنْ (syartiyah amil jazem) masuk pada fiil madhi maka ketahuilah bahwa fiil madli tersebut bermahal jazem, berbeda dengan اَنْ (mashdariyah amil nashob) ketika masuk pada fiil madhi. Maka ...

Wajibkah Filsafat pendidikan?

  Wajibkah mempelajari filsafat pendidikan sebelum masuk dalam dunia pendidikan?. Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu kita ketahui bahwa segala bentuk pertanyaan pasti memiliki muara dan tujuan. sehingga jawabannya pun bisa jadi sangat berbeda meskipun pertanyaannya sama. Jadi ya dan tidaknya tergantung apa dan mengapanya. Wajib jika bla, bla, bla, . tidak wajib jika bla, bla, bla. Untuk menjawab pertanyaan ini perlu kita telisik kembali apa yang dimaksud dengan kata filsafat dan kata pendidikan. Filsafat secara umum diartikan sebagai proses berfikir yang kritis, mendasar, dan radikal. Sedangkan pendidikan berarti proses upaya merubah manusia menjadi lebih baik (terdidik) yang kemudian tertuang dalam bentuk kegiatan maupun pelatihan-pelatihan tertentu. Filsafat pendidikan artinya pemikiran kritis, mendasar, dan radikal mengenai upaya merubah manusia tersebut. Belakangan ini makna pendidikan telah bergeser dari keumumannya menuju makna yang sangat kecil dan sempit, sekolah. E...

Baca saja dulu, siapa tahu ada yang nyantol

  Mempelajari semua ilmu sebagai langkah awal Integrasi Ilmu ala Ghozali. Poin pertama dalam upaya untuk memperoleh ilmu Hudhuri adalah mempelajari semua atau paling tidak hampir keseluruhan bidang ilmu. Ilmu Hudhuri sepanjang yang tercatat dalam literatur-literatur tasawuf kebanyakan berupa keadaan terbukanya mata batin sehingga dapat melihat hal-hal yang gaib atau berupa terbersitnya sebuah informasi maupun pemahaman baru dalam diri seseorang yang dihasilkan dari kejernihan hati hingga dapat menerima bisikan-bisikan Tuhan. Sering kali dalam berbagai karyanya, al Ghazali memberikan gambaran bahwa hati adalah makhluq Allah yang memang diciptakan untuk manusia agar dapat mengenal penciptanya. Terlebih lagi Beliau memberikan perumpamaan bahwa hati laksana cermin yang menghadap ke langit. Manakala ia bersih dan jernih maka dapat memantulkan gambaran-gambaran dan kabar-kabar langit. Lantas mengapa mempelajari semua ilmu menjadi penting dalam upaya mendapatkan ilmu Hudhuri ? Sebelum...