Tuhan Maha "Undat-undat"
Pernahkah anda merasa kesal? setelah memberi uang atau barang pada seseorang entah teman atau keluarga, pada awalnya kita ikhlas. Tak mengharap imbalan apa-apa bahkan sekedar mengingat-ingat pun tak pernah. Tapi entah apa yang terjadi, ada sikap tertentu yang dilakukan oleh orang yang kita beri yang membuat kita ingin bahkan tak tahan untuk mengungkit-ungkit jasa pemberian kita. Sikap-sikap apa sajakah itu? Anda yang pernah merasakan hal tersebut tentunya tahu. Apalagi sampai terucap kata “kok gak ileng rino wengi tak belani, kurang opo tak tambeli, butuh opo tak cukupi, jebul saiki....” . begitulah kiranya umpatan jawa yang pas untuk orang yang sedang kesal. Hal ini cukup wajar jika memang situasinya sangat mendesak dan tak tertahankan. Bahkan Tuhan sendiri pun demikian. Entah apa yang kita lakukan sebagai manusia sehingga Tuhan sangat kesal dan mengungkit-ungkit nikmat-Nya. Saya akan fokuskan pada ayat yang sering kita dengar. ألَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدرك Tidakkah telah kami...