Postingan

Merefleksikan Kesedihan

 Hati adalah tanah lapang yang entah sampai dimana ujungnya. Konon katanya dunia tak dapat memuat Tuhan, tapi dapat dimuat oleh hati orang beriman. di dalamnya segala ramai dunia bergejolak. ada kelembutan, ada kebengisan, ada kesengsaraan, ada kebahagiaan, ada keresahan, ada ketentraman, ada diri! . dan tentunya masih banyak lagi hal yang sama sekali belum terbahasakan oleh ucapan manusia. Ada yang bilang bahwa ruang dalam hati itu berlapis-lapis. ya, agaknya saya setuju. meskipun tak tahu pasti bentuk masing-masing ruang agaknya tirai-tirai yang menyelimuti itu saya rasa memang ada. Awalnya saya merasa curiga. mengapa rasa bahagia menjadi larut, berganti dengan kesedihan, kesedihan larut, berganti dengan keresahan, keresahan larut, berganti dengan hampa, hampa berganti takjub. siapa yang mengatur ini semua?. saya tidak hendak merumuskan perihal hati, apalagi membuat teori tentangnya. terlalu dangkal pengetahuan saya mengenai misteri setiap anak manusia ini. saya hanya ingin berba...

Kebingungan Konsep dan Jerat Ilusi Lembaga Pendidikan

Kebingungan Konsep dan Jerat Ilusi Lembaga Pendidikan saya adalah sarjana S1 sejak empat sampai lima Tahun yang lalu. Ada banyak yang saya rasakan dan saya serap dari dunia terang ini sejak dari buaian ibu. Dalam kurun waktu yang relatif lama, bisa dikatakan sepertiga umur, baru sekarang saya tidak nyaman dengan hidup dan isi kepala saya. saya merasa ada yang salah.  sebentar saya berefleksi, tak ketemu. lama saya merenung, malah semakin bingung.  akhirnya saya diam. saya punguti satu-satu apa yang sedang meruncing di pikiran saya. saya temui ada beberapa hal: 1. saya harus Pintar. Ilmu saya Harus Banyak. maka harus sekolah setinggi-tingginya. 2. saya harus menularkan pengetahuan pada banyak orang. semakin banyak semakin baik 3. saya harus punya titel, siapa tahu nanti ada perlunya. saya renungkan poin pertama. apa yang salah? tidak ada yang salah, mungkin. tapi kenapa semakin banyak yang saya baca malah menjadikan segalanya ambigu? benarkah semboyan "Sains For Sains" yang se...